Text
Siklus Kepanikan Pasar Saham dan Strategi Diversifikasi Aset: Peran Emas, Nilai Tukar Usd, dan Bitcoin Sebagai Safe Haven di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran emas dunia (XAU), emas Antam, nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD), dan Bitcoin sebagai aset safe haven, hedge, dan diversifier terhadap pasar saham Indonesia yang direpresentasikan oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 2011–2025. Pasar saham Indonesia sebagai emerging market rentan terhadap gejolak dan kepanikan pasar, yang tercermin dari beberapa episode penurunan IHSG di atas 5% dalam satu hari perdagangan. Kondisi tersebut menuntut investor untuk melakukan diversifikasi portofolio lintas kelas aset guna menjaga nilai investasinya. Dengan mempergunakan data return harian IHSG, emas dunia (XAU/USD), emas Antam, USD, dan Bitcoin dengan metode analisis regresi linier serta model Dynamic Conditional Correlation–Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (DCC-GARCH), penelitian ini menangkap dinamika korelasi antar aset secara time- varying, khususnya pada periode pasar ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai tukar USD merupakan hedge dan safe haven bagi pasar saham Indonesia. Emas ANTAM selain menjadi alat diversifikasi juga menjadi safe haven bagi pasar saham Indonesia walaupun hanya pada kondisi krisis ekstrem. Emas dunia (XAU) dan Bitcoin hanya menjadi alat diversifikasi walaupun manfaat diversifikasi Bitcoin terbatas karena sifat spekulatifnya. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi investor dan pengelola portofolio di Indonesia dalam merancang strategi diversifikasi aset yang adaptif terhadap siklus kepanikan pasar saham.
No other version available