Text
Pengaruh Organizational Justice, Work-Life Balance dan Organizational Culture terhadap Employee Performance Dimediasi Employee Engagement Otoritas Jasa Keuangan
Penelitian ini menguji pengaruh organizational justice, work-life balance dan organizational culture terhadap employee performance dimediasi employee engagement. Analisis ini menggunakan organizational justice, work-life balance dan organizational culture sebagai variabel eksogen, employee performance sebagai variabel endogen dan employee engagement sebagai variabel mediasi. Teknik sampel menggunakan slovin sampling dengan metode non-probability sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang tercatat aktif bekerja di Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan melibatkan sebanyak 69 partisipan. Teknik analisis menggunakan partial least square analysis. Hasil penelitian diperoleh: (1) organizational justice berpengaruh signifikan terhadap employee performance; (2) work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap employee performance; (3) organizational culture berpengaruh signifikan terhadap employee performance; (4) employee engagement berpengaruh signifikan terhadap employee performance; (5) organizational justice berpengaruh signifikan terhadap employee engagement; (6) work-life balance berpengaruh signifikan terhadap employee engagement, dan (7) organizational culture berpengaruh signifikan terhadap employee engagement. Implikasi manajerialnya adalah diharapkan manajer SDM OJK Kantor Pusat me-review secara berkala terkait kualitas kerja pegawai agar sesuai dengan nomenklatur POJK 48/2024 tentang tata kelola baik bagi PVML. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan pegawai dapat bekerja dengan berorientasi pada kualitas layanan publik yang prima. Pimpinan juga perlu untuk memberikan apresiasi atas setiap kinerja yang dihasilkan oleh pegawai agar mereka merasa pekerjaannya dihargai.
No other version available