Text
Pengaruh E-Wom, Kemudahan Penggunaan, Persepsi Kegunaan dan Persepsi Keamanan terhadap Kepuasan Nasabah Bank Digital di Wilayah Jabodetabek
Perkembangan layanan perbankan digital mengubah cara nasabah mengevaluasi layanan keuangan, dari berorientasi pada kualitas layanan konvensional menjadi pada pengalaman digital dan persepsi risiko. Kepuasan nasabah tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja sistem, tetapi juga oleh interaksi sosial digital serta keyakinan terhadap keamanan layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, dan persepsi keamanan terhadap kepuasan nasabah bank digital di wilayah Jabodetabek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pengguna aktif bank digital. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (PLS-SEM) untuk mengevaluasi model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-WOM, persepsi kegunaan, dan persepsi keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, sedangkan kemudahan penggunaan tidak berpengaruh signifikan. Persepsi keamanan merupakan faktor paling dominan dalam membentuk kepuasan. Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan yang kuat, yang menunjukkan bahwa kepuasan nasabah lebih ditentukan oleh kepercayaan dan manfaat fungsional dibandingkan kemudahan operasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada layanan digital yang telah matang, kemudahan penggunaan menjadi standar dasar, sementara manfaat dan rasa aman menjadi penentu utama kepuasan. Penelitian ini memperkaya kajian adopsi teknologi dengan menekankan perspektif evaluasi manfaat risiko dalam memahami kepuasan nasabah bank digital.
No other version available