Text
Pengaruh Biaya Operasional, Loan to Deposit Ratio, Debt to Equity Ratio terhadap Return on Asset Perbankan Konvensional KBMI 3 – KBMI 4 di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Assets (ROA) pada bank konvensional kategori KBMI 3 dan KBMI 4 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi profitabilitas perbankan pasca pandemi COVID-19 yang menuntut peningkatan efisiensi operasional, pengelolaan likuiditas yang optimal, serta struktur permodalan yang sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan bank. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap ROA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO dan DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat biaya operasional dan leverage, maka semakin rendah tingkat profitabilitas bank. Sementara itu, LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa tingkat penyaluran kredit belum secara langsung mampu meningkatkan profitabilitas, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor kualitas kredit dan risiko pembiayaan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa efisiensi operasional dan pengelolaan struktur modal merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja profitabilitas perbankan konvensional di Indonesia, khususnya pada kelompok bank dengan modal inti besar (KBMI 3 dan KBMI 4).
No other version available